Danau Tiberias: Antara Sejarah dan Wisata

Danau Galilea biasa dikenal juga dengan nama Danau Tiberias, dalam bahasa Arab disebut Buratayrat īabarīyā, sedangkan dalam bahasa Ibrani disebut Yam Kinneret. Danau ternama ini berada di Israel, dilalui oleh Sungai Yordan. Danau ini begitu terkenal karena disebut-sebut dalam kitab beberapa agama. Dari 1948 hingga 1967, danau ini berbatasan langsung ke timur laut oleh garis gencatan senjata dengan Suriah.

Gambaran Fisik Danau Tiberias

Danau ini memiliki luas permukaan 64 mil persegi (166 km persegi). Kedalaman maksimumnya, diukur di timur laut adalah 157 kaki (48 meter). Apabila dilihat dari ketinggian, danau ini berbentuk buah pir. Dahulu ketinggian permukaan airnya sekitar 686 kaki (209 meter), tetapi selama beberapa dekade volume airnya menurun dan ketinggian permukaan airnya menjadi sekitar 13 kaki (4 meter).

Bagian terbesar dari wilayah ini ditutupi oleh basal yang telah terbentuk sejak Zaman Miosen (sekitar 23 hingga 5,3 juta tahun lalu). Karena lokasinya yang terlindung, ketinggian yang rendah, pengaruh danau itu sendiri dan musim dinginnya ringan dengan suhu rata-rata 57 ° F (14 °C). Tidak adanya suhu beku di kawasan sekitar Danau Tiberias telah memfasilitasi penanaman pisang, kurma, buah jeruk, dan sayuran.

Musim panasnya memiliki suhu panas dengan suhu rata-rata 88 ° F (31 ° C). Danau Galilea mendapatkan pasokan air terutama dari Sungai Jordan. Di dasar danau terdapat banyak endapan mineral. Karena endapan tersebut dan penguapan yang kuat, perairan danau ini relatif asin. Kehidupan ikan di Danau Galilea memiliki kesamaan dengan kehidupan di danau-danau Afrika Timur. Spesies ikan poker88 yang dapat ditemukan termasuk damselfish, blennies tanpa kulit, lele, mouthbreeders dan barel.

Pada abad ke-1, wilayah sekitar Danau Tiberias (Danau Galilea) kaya dan dihuni banyak penduduk. Sejarawan Yahudi Flavius ​​Josephus menulis tentang adanya sembilan kota di tepi danau di zaman kuno, tetapi hanya kota di dekat Danau Galilea yang selamat.

Spot Wisata di Sekitar Danau Tiberias

Perairannya yang sejuk dikelilingi oleh pantai berpasir dan berbatu, terdapat berbagai spot wisata seperti wisata sejarah, alam, arkeologi, rekreasi dan keagamaan yang menyedot banyak pengunjung dari seluruh penjuru dunia. Berikut ini spot-spot wisata yang ada di sekitar Danau Tiberias :

  • Olahraga air dan rekreasi

Akan seperti apa sebuah danau yang populer tanpa kesenangan berwisata? Di sekitar Danau Galilea terdapat restoran terapung, kapal pesiar dengan klub malam, taman hiburan air, permainan kayak atau kano yang semuanya tersedia dan dapat disewa terlebih dahulu di garis pantai, terutama di Pelabuhan Yigal Alon di Tiberias.

  • Sumber Air Panas

Daerah di sekitar Danau Tiberias telah lama terkenal dengan sumber air panas alaminya. Mata Air Panas Tiberias terdiri dari kolam-kolam kuno yang disuplai oleh 17 mata air alami.

Wisatawan dapat menikmati fasilitas pijat, perawatan tubuh menggunakan lumpur, sauna, gym, pemandian ala Turki, kolam termo-mineral dalam dan luar ruangan, hot tub, kolam renang air panas, kolam pribadi dengan area terpisah yang ditujukan bagi pengunjung yang taat beragama, sauna, gym, dan Spa Hamat Gader Hot Springs Bangsa Romawi kuno membangun kompleks pemandian terbesar kedua mereka di Israel sekitar 2.000 tahun yang lalu. Sekarang pengunjung bisa sekaligus mendapatkan berbagai perawatan yang memanjakan.

  • Taman Hamat Gader

Taman ini memiliki lahan seluas 40 hektar. Di taman tropis ini terdapat restoran dan salah satu peternakan buaya terbesar di Timur Tengah, yang menampung sekitar 200 reptil.

  • Taman Nasional Korazim

Terletak di dalam lanskap basal lokal yang menghadap ke Danau Tiberias, situs sersejarah ini berisi sisa-sisa kota kuno Yahudi Korazim yang diawetkan. Wisatawan juga dapat melihat makam syekh Bedouin dan menjelajahi sinagoge basal abad keempat, di mana para arkeolog menemukan “Kursi Musa” bertuliskan bahasa Arab yang digambarkan dalam sumber-sumber kuno sebagai tempat kehormatan.

  • Naharayim

Naharayim adalah pembangkit listrik tenaga air pertama di Israel sebelum Israel berdiri. Namun pembangkit listrik tersebut tidak lagi berfungsi tetapi terbuka untuk tur. Daerah perbatasan ini adalah tempat Israel dan Yordania menandatangani perjanjian damai 1994 mereka.

Terdapat pula sebuah jalan setapak yang indah membawa pengunjung melihat sepanjang bendungan dan air terjun Yarmuk, termasuk jembatan vintage, museum bawah tanah tentang perang Israel sejak 1948, penginapan, pos perbatasan, bus, kereta api dan kendaraan lapis baja.

  • Majraseh

Spot wisata ini mencakup luas 1.750 hektar. Majraseh adalah cagar alam air tawar alami yang terbesar di Israel. Berlokasi di Lembah Bethsaida. Selain cagar alam terdapat kolam, mata air, dan tempat memancing. Apabila berjalan ke Daliyot Stream, wisatawan dapat menaiki tangga menuju hutan eucalyptus. Rute kering alternatif membawa para pejalan kaki di sepanjang tepi selatan ke area piknik di hutan eukaliptus. Lembah Bethsaida juga terhubung dengan kota kuno Bethsaida, tempat para arkeolog menggali peninggalan Zaman Perunggu, Zaman Besi dan menggali sisa-sisa zaman Romawi.

Danau Galilea (Danau Tiberias ) sangat dikenal oleh orang-orang Kristen karena menjadi tempat banyak episode kehidupan Yesus Kristus, termasuk Khotbahnya di Bukit, di mana ia pertama kali memberikan berkat-berkat dari Ucapan Bahagia dan pertama kali mengajarkan Doa Bapa Kami. Wilayah itu juga merupakan situs kibbutz Yahudi pertama. Dalam ajaran islam Danau Tiberias terkait erat dengan pembahasan mengenai akhir zaman.